Connect with us

Pendidikan

Polsek Tapung Hulu Turun Tangan Mediasi Skandal Pangan MBG, Kanit Reskrim: Jangan Sampai Lalai dan Picu Gejolak Sosial!

Published

on

TAPUNG HULU ( kabarontuoterkini ) Jajaran Polsek Tapung Hulu merespons cepat keresahan masyarakat terkait viralnya temuan makanan tidak layak konsumsi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 016 Desa Kusau Makmur. Melalui fungsi pembinaan dan pengawasan, pihak Kepolisian hadir dalam mediasi dan klarifikasi guna memastikan situasi tetap kondusif di wilayah hukum Polres Kampar, Selasa (21/04/2026).

Kegiatan mediasi yang berlangsung di ruang guru SDN 016 tersebut dihadiri langsung oleh Kapolsek Tapung Hulu Iptu Riko Rizki Mazri, SH., MH., yang diwakili oleh Kanit Reskrim Ipda Zulkarnaini, Camat Tapung Hulu Nuryadi, SE., serta pihak pengelola SPPG dan dewan guru.

Dalam arahannya, Kanit Reskrim Ipda Zulkarnaini memberikan peringatan serius kepada pihak pengelola SPPG Desa Sumber Sari agar tidak main-main dengan standar operasional prosedur (SOP) penyajian makanan untuk anak sekolah.

“Kami dari pihak Kepolisian berharap besar agar insiden seperti ini tidak terulang kembali. Keamanan pangan bagi siswa adalah hal yang sangat sensitif. Kami meminta pengelola untuk melakukan evaluasi menyeluruh agar tidak timbul gejolak atau keresahan di tengah masyarakat Tapung Hulu yang dapat mengganggu kondusivitas wilayah,”* tegas Ipda Zulkarnaini di hadapan peserta mediasi.

Ia juga menambahkan bahwa pihak Kepolisian akan terus memantau perkembangan situasi ini. “Jangan sampai ada unsur kelalaian yang berakibat fatal pada kesehatan anak-anak kita. Fungsi kami di sini adalah memastikan program nasional ini berjalan lancar tanpa ada pihak yang dirugikan secara fisik maupun hukum,”imbuhnya.

Suasana mediasi sempat memanas saat pihak sekolah melalui Elfrika Pakpahan, S.Ag., membeberkan fakta lapangan. Ia menyebut insiden belatung ini hanyalah puncak gunung es dari rentetan pelayanan buruk SPPG selama satu pekan terakhir, mulai dari nasi mentah hingga masalah higienitas kemasan buah.

Di sisi lain, tanggapan Camat Tapung Hulu, Nuryadi, SE., yang mencoba memberikan penjelasan mengenai asal-usul belatung dari buah salak, sempat mendapat reaksi keras berupa sorakan dari dewan guru yang merasa kecewa atas standar pengawasan yang dilakukan.

Menyikapi tekanan dan teguran dari berbagai pihak, Al’Udri selaku mitra pengelola SPPG Desa Sumber Sari menyampaikan permohonan maaf secara terbuka di hadapan otoritas kecamatan dan kepolisian. Ia berjanji akan melakukan pembenahan manajemen dan menjamin kualitas menu di masa mendatang.

Mengingat Program MBG merupakan kebijakan strategis nasional yang kini tengah menjadi sorotan publik, insiden di Tapung Hulu ini menjadi catatan merah bagi institusi terkait. Yayasan Ulul Al-Bab sebagai pemegang mandat diharapkan segera mengambil langkah administratif dan tindakan tegas terhadap unit SPPG yang lalai.

Langkah tegas sangat diperlukan agar kepercayaan masyarakat terhadap program pemerintah tidak tergerus oleh kinerja oknum pengelola yang bekerja tanpa mengindahkan standar kesehatan dan keselamatan publik.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pendidikan

Bupati Ahmad Yuzar Hadiri Pelantikan BEM STIE Bangkinang

Published

on

KAMPAR ( kabarontuoterkini) Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S.Sos, MT didampingi Sekda Dr. Ardi Mardiansyah menghadiri Pelantikan Dewan Legislatif Mahasiswa (DLM), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang digelar di Auditorium STIE Bangkinang, Jumat (22/5/2026).

Dalam arahannya, Bupati Ahmad Yuzar memberikan ucapan selamat kepada Pengurus Organisasi Mahasiswa STIE yang telah dilantik, Ahmad Yuzar juga memberikan motivasi kepada para mahasiswa agar ilmu yang didapat di bangku kuliah bisa diimplementasikan ditengah-tengah masyarakat maupun sebagai agen perubahan dan memberikan masukan kepada Pemerintah.

“Pemkab Kampar akan selalu siap menerima setiap masukan untuk perbaikan jalannya roda pemerintahan Pemda Kampar untuk masa yang akan datang.
Kami yakin ketua dan pengurus organisasi mahasiswa yang dilantik hari ini bisa membawa organisasinya menjadi organisasi penyampai aspirasi, penyambut persoalan di masyarakat maupun di pemerintahan,” ungkap Ahmad Yuzar.

“Kami tidak alergi dengan kritik, bahkan kami butuh kritik yang membangun, mari sama-sama membangun kabupaten agar lebih baik kedepan, 4 pilar mahasiswa kami nantikan, dan juga sumbangsih STIE untuk membangun Kabupaten Kampar,” pungkas Bupati.

Kehadiran Bupati dan Sekda Kampar mendapat apresiasi dari mahasiswa STIE maupun dan Ketua STIE Bangkinang, Ketua STIE Zulher, MS menyebut sejak STIE berdiri, baru kali ini kampusnya kedatangan Bupati dan Sekda Kampar yang menjadi bukti dari kepedulian Pemda Kampar terhadap pendidikan dan juga mahasiswa.

Hal senada juga diungkapkan Ketua BEM STIE Bangkinang Muhammad Haris, didepan Bupati ia mengaku bahwa pihak kampus sempat terkejut, saat dirinya dan panitia pelantikan memberitahukan terkait kedatangan Bupati di acara pelantikan Ormawa STIE.

“Ketua STIE Pak Zulher langsung menginstruksikan persiapan penyambutan untuk Bapak Bupati dan Pak Sekda,” ungkap Haris.

Bupati dalam arahannya, juga memberikan informasi kepada mahasiswa bahwa Kabupaten Kampar dibawah kepemimpinannya akan menjalankan program-program yang menyentuh masyarakat, salah satunya terkait program beasiswa.

“Baik itu beasiswa untuk mahasiswa kurang mampu maupun jalur prestasi, dan program ini terus kita jalankan selama kepemimpinan saya,” ungkap Bupati disambut tepuk tangan dari mahasiswa STIE Bangkinang. Acara ditutup dengan pemberian cendera mata dari Ketua BEM STIE Bangkinang dilanjutkan foto bersama.(Diskominfo Kampar /Ary)

Continue Reading

Pendidikan

Riau Bentuk Satgas Anti Narkoba, Gubernur dan Kapolda Tegaskan Perang Tanpa Kompromi

Published

on

PEKANBARU ( kabarontuoterkini) Pemerintah Provinsi Riau bersama Kepolisian dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar Apel Kesiapan Satuan Tugas (Satgas) Anti Narkoba di Lapangan Apel Gubernur Riau, Sabtu (25/4/2026). Kegiatan dipimpin Plt Gubernur Riau SF. Harianto didampingi Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, serta ditandai dengan pemasangan rompi Satgas dan deklarasi komitmen bersama.

Apel ini menjadi penegasan kesiapan Satgas Anti Narkoba Provinsi Riau dalam menjalankan upaya pemberantasan narkotika secara terpadu dan berkelanjutan, mencakup langkah preemtif, preventif, hingga penegakan hukum. Kegiatan tersebut turut melibatkan TNI-Polri, BNN, Forkopimda, serta berbagai elemen masyarakat.

Plt Gubernur Riau SF. Harianto menegaskan bahwa peredaran narkotika di wilayah Riau telah berada pada level yang sangat mengkhawatirkan karena melibatkan jaringan lintas negara, sehingga membutuhkan langkah penanganan yang serius dan terkoordinasi.

“Peredaran narkotika ini sudah luar biasa dan melibatkan jaringan lintas negara. Untuk itu, Satgas yang dibentuk harus mampu bekerja secara optimal dan terintegrasi dalam menyelamatkan masyarakat Riau, khususnya generasi muda dari ancaman narkoba,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menegaskan bahwa pemberantasan narkoba tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan harus melalui pendekatan yang terintegrasi dan kolaboratif lintas sektor. Satgas Anti Narkoba akan mengoptimalkan fungsi posko terpadu sebagai pusat koordinasi, pengendalian, serta evaluasi seluruh kegiatan, mulai dari edukasi publik, pencegahan dini, hingga penindakan hukum yang tegas dan terukur.

“Ini adalah langkah strategis dan terintegrasi. Seluruh elemen harus bergerak dalam satu orkestrasi yang sama. Tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan narkotika di wilayah Riau. Penindakan akan dilakukan secara tegas, terukur, dan berkelanjutan, sejalan dengan upaya pencegahan yang masif,” tegas Kapolda.

Selain itu, berbagai program strategis turut disiapkan, di antaranya penguatan Kampung Bersih Narkoba (Bersinar), peningkatan edukasi di lingkungan pendidikan, serta pelibatan aktif masyarakat sebagai duta anti narkoba.

Melalui apel ini, Pemprov Riau bersama Polda Riau menegaskan komitmen kuat untuk memerangi peredaran narkotika secara konsisten dan berkelanjutan, guna menekan angka penyalahgunaan serta melindungi masa depan generasi muda dari ancaman narkoba yang semakin kompleks.

Melindungi Tuah, Menjaga Marwah

Silakan laporkan jika ada aduan mengenai aktivitas terkait peredaran dan penyalahgunaan narkoba di tempat tinggal Anda melalui Whatsapp Satgas Aduan Narkoba Polda Riau 08136306547.

Apabila masyarakat memerlukan pelayanan bantuan polisi lebih cepat silahkan laporkan ke Call Center 110.

Hormat kami,
Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad,S.H.,M.Si
Kabid Humas Polda Riau

Kontak Media:
E-mail : humaspolda_riau1@gmail.com
No.Hp : 0816-1385-779 atau 0821-6900-6766
Facebook: Bid Humas Polda Riau
Instagram : @humaspodariau

Continue Reading

Pendidikan

Satlantas Polres Kampar Gelar Sosialisasi Etika Lalu Lintas Kepada Driver Ambulans di Aulia Hospital Pekabaru.

Published

on

PEKANBARU,( kabarontuoterkini) Tim Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kampar melakukan kegiatan Pendidikan dan Pembinaan Masyarakat (Dikmas) dengan fokus sosialisasi etika tertib berlalu lintas kepada para driver ambulans pada hari Selasa (14/02/2026) pukul 09.30 WIB di Auditorium Lantai 8 Aulia Hospital Pekanbaru.

Pelaksana sosialisasi terdiri dari Ps. Kanit Kamsel Satlantas Polres Kampar Aiptu Junaydi, S.E, Aipda Gusmenriko, dan Bripda Ade Novri Ramadani. Kegiatan ini diikuti oleh puluhan driver ambulans dari berbagai rumah sakit di wilayah Pekanbaru, beserta perwakilan manajemen rumah sakit dan pihak keamanan.

Dalam sambutannya, Kanit Kamsel Satlantas Polres Kampar menyampaikan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman terkait etika dalam berlalu lintas bahkan bagi kendaraan darurat seperti ambulans. “Meskipun ambulans memiliki hak istimewa dalam berlalu lintas, kita tetap harus menjaga keselamatan pengguna jalan lainnya. Etika dalam menggunakan hak istimewa menjadi penting untuk menghindari konflik atau kecelakaan,” ujarnya.

Ia menambahkan, “Kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk memberikan edukasi terkait pentingnya menjaga kondisi kendaraan agar selalu siap digunakan kapan saja, serta pentingnya memberikan informasi yang jelas kepada pengguna jalan lainnya saat akan melakukan manuver.”

Materi yang disampaikan meliputi etika dalam berlalu lintas bagi kendaraan darurat, cara memberikan sinyal yang jelas kepada pengguna jalan lainnya, serta pentingnya mematuhi rambu lalu lintas meskipun dalam kondisi darurat. Para peserta juga diajak untuk turut serta dalam menciptakan lingkungan lalu lintas yang aman dan kondusif.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 11.15 WIB dengan situasi yang aman dan kondusif selama pelaksanaan.

Continue Reading

Trending