Kabar Desa
Polsek Tapung Hulu Bantah Tidak Transparan Dalam Penyelidikan Penyelidikan Dugaan Penyalahgunaan Pendistribusian Pupuk Bersubsidi Pemerintah
TAPUNGHULU, ( kabarontuoterkini) Kapolsek Tapung Hulu IPTU Riko Rizki Masri membatah keras adanya pemberitaan salah satu media online yang menyebutkan tidak transparansi dalam penyelidikan dugaan penyalahgunaan pendistribusian pupuk bersubsidi pemerintah.
“Apa yang diberitakan salah satu media online tersebut tidaklah benar, kami melakukan penyelidikan sesuai dengan prosedur dan transparan,”jelas Kapolsek.
Kami jelaskan awal pada Sabtu (6/5/2026) sekitar pukul 17.00 WIB saksi mengepul Sinaga bersama 4 orang rekannya menemukan 1 unit mobil truk colt diesel BM 8720 MJ sedang parkir di pinggir jalan lintas Petapahan Ujung Batu KM 78/79 Desa Kasikan Kecamatan Tapung Hulu kabupaten Kampar.
“Kemudian mengepul Sinaga bersama empat orang rekannya melakukan wawancara terhadap sopir truk tersebut atas nama Basuki dan menanyakan apa muatan di dalam truk tersebut dan saudara Basuki mengatakan bahwa truk tersebut bermuatan pupuk bersubsidi yang dibawa dari gudang pupuk yang berlokasi di SP2 bukit mulia kecamatan Tapung kabupaten Kampar yang akan di bawa ke CV cahaya Kurnia abadi yang berlokasi di desa Bono kabupaten Rokan Hulu,”jelas Kapolsek.
Mendengar pernyataan dari saudara Basuki tersebut, Sinaga beserta empat orang rekannya merasa bahwa pendistribusian pupuk bersubsidi tersebut tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan sehingga saudara mengepul Sinaga beserta empat orang rekannya menyuruh supir atas nama Basuki membawa mobil bermuatan pupuk bersubsidi tersebut ke Polsek Tapung Hulu untuk dilakukan proses penyelidikan.
“Lalu anggota piket Reskrim Polsek Tapung hulu melakukan pengecekan terhadap muatan mobil truk BM 8720 MJ dengan membuka tutup terpal bak mobil dan menemukan ada karung berisikan pupuk yang bertulisan pupuk NPK Phonska bersubsidi pemerintah, selanjutnya petugas melakukan wawancara terhadap sopir dengan menanyakan dokumen pupuk bersubsidi,”tambah Riki.
Dari hasil pemeriksaan dokumen, kita menentukan Surat Penunjukan dari Pt.Petrokimia Gresik kepada Cv.cahaya Kurnia Abadi selaku PUD (Pelaku Usaha Distribusi) pupuk bersubsidi pemerintah.
Surat Sales Order (SO) tertanggal 04 Juni 2026 yaitu bukti pemesanan pupuk dari Cv.Cahaya Kurnia Abadi selaku PUD (Pelaku Usaha Distribusi) pupuk bersubsidi pemerintah ke Pt. Petrokimia Gresik selaku Produsen sehingga dengan SO (Sales Order) tersebut pihak Gudang Lini III Kampar menerbitkan pengeluaran pupuk dalam kantong (SPPDK). Yaitu selembar surat dari Gudang Lini III Kampar CV. Rezky Az, selembar surat Pengeluaran Pupuk Dalam Kantong (SPPDK) Gudang Kampar, selembar Surat Permintaan muatan Pupuk dari Cv.Cahaya Kurnia Abadi dan selembar Surat pengiriman pupuk dari PKG GD Kampar.
“Selanjutnya petugas piket Reskrim melakukan pemeriksaan / wawancara terhadap saudara mengepul Sinaga, sopir truk atas nama Basuki dan Riyanto selaku manajer CV cahaya Kurnia abadi,” kata Kapolsek.
Setelah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, dinas terkait , dokumen (bukti surat) dan ahli serta Gelar Perkara berdasarkan Hasil Gelar Perkara , sudah sesuai aturan belum di temukan Perbuatan Melawan Hukum dan tidak ada menutup-nutupi kasus ini.”
Dan Masyarakat sdr.Basuki menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas ke Profesional Polres Kampar,Polsek Tapung Hulu memberikan kepastian Hukum”
Kabar Desa
Polda Riau Konsisten Tindak PETI, Enam Rakit Tambang Ilegal Diamankan di Kampar Kiri
Kampar ( kabarontuoterkini) Upaya berkelanjutan Polda Riau dalam menertibkan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) kembali ditegaskan melalui langkah konkret di lapangan.
Pada Senin (27/04/2026), jajaran Polres Kampar bergerak cepat melakukan penindakan terhadap aktivitas tambang ilegal di wilayah Kampar Kiri.
Kapolsek Kampar Kiri Kompol Rusyandi Siregar memimpin langsung operasi penertiban di aliran Sungai Singingi, tepatnya di Dusun Napan, Desa Lipat Kain Selatan, Kecamatan Kampar Kiri.
Dalam kegiatan tersebut, petugas berhasil mengamankan enam unit rakit yang diduga digunakan untuk aktivitas penambangan emas ilegal.
Saat dilakukan penindakan, tidak ditemukan pemilik maupun operator di lokasi. Seluruh rakit ditemukan dalam kondisi terparkir di aliran sungai yang selama ini menjadi titik rawan aktivitas PETI.
Kompol Rusyandi menegaskan, langkah ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan jajaran Polda Riau dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus menegakkan hukum terhadap aktivitas ilegal yang merusak ekosistem.
“Sesuai arahan pimpinan, hari ini kami mengamankan enam unit rakit yang diduga digunakan untuk penambangan emas ilegal di Sungai Singingi. Ini adalah bentuk keseriusan kami dalam menindak aktivitas PETI yang berdampak langsung terhadap kerusakan lingkungan,” ujarnya.
Ia menambahkan, penindakan tersebut sejalan dengan kebijakan Kapolda Riau dalam mengedepankan pendekatan Green Policing melalui semangat “Melindungi Tuah, Menjaga Marwah”, yang tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga perlindungan lingkungan hidup secara berkelanjutan.
“Penertiban ini adalah bagian dari upaya menjaga keseimbangan ekosistem dan masa depan lingkungan di wilayah Riau,” lanjutnya.
Dalam operasi tersebut, Kapolsek Kampar Kiri turut didampingi Panit Opsnal Intelkam Ipda Aldriadi, Panit Samapta Ipda Nurman Effendi, serta 12 personel Polsek Kampar Kiri.
Polsek Kampar Kiri juga mengajak partisipasi aktif masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dengan melaporkan setiap indikasi aktivitas PETI kepada aparat kepolisian, termasuk melalui Bhabinkamtibmas di desa masing-masing.
Langkah ini menjadi bagian dari rangkaian upaya konsisten Polda Riau dalam menekan praktik tambang ilegal, yang tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga mengancam keberlanjutan lingkungan dan kehidupan masyarakat di sekitarnya. []
Kabar Desa
POLSEK KULIM TUNTASKAN PEMBANGUNAN JEMBATAN MERAH PUTIH UNTUK DUKUNG AKSES MASYARAKAT
Pekanbaru ( kabarontuoterkini) Polsek Kulim terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat melalui Program Jembatan Merah Putih. Pada Jumat (24/4/2026), Kapolsek Kulim KOMPOL Didi Antoni, S.H., M.H., bersama personel Bhabinkamtibmas, personel Sat Brimobda, relawan Harmoni Nusa, serta masyarakat melakukan pengecekan langsung terhadap proses pengerjaan dua unit jembatan di wilayah Kelurahan Pematang Kapau, Kecamatan Kulim, Kota Pekanbaru.
Adapun pembangunan jembatan tersebut berada di dua lokasi, yakni di Jalan Daru-Daru 7 / Jalan Lipai RT 01 RW 05 dan di Jalan Kapau Sari 9 RT 03 RW 03. Kedua jembatan tersebut telah mencapai progres 100 persen, dengan pekerjaan hari itu difokuskan pada penyelesaian pengecatan pagar jembatan serta pengecatan akhir pada jembatan lainnya.
Kapolsek Kulim KOMPOL Didi Antoni menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Merah Putih ini merupakan bentuk kepedulian Polri dalam membantu menyediakan sarana akses yang layak bagi masyarakat. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga dan mendukung aktivitas sehari-hari masyarakat di wilayah tersebut.
Selama proses pengerjaan berlangsung, kegiatan berjalan lancar tanpa kendala. Tahap finishing selanjutnya akan dilanjutkan bersama warga setempat sebagai bentuk sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga serta merawat fasilitas umum yang telah dibangun.
Melalui Program Jembatan Merah Putih, Polsek Kulim berharap kehadiran infrastruktur ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta memperkuat hubungan harmonis antara Polri dan warga dalam membangun lingkungan yang lebih baik.
Kabar Desa
Hadapi Ketidakpastian Global, Kapolda Riau Instruksikan Jajaran Perkuat Sense of Crisis, Perangi Narkoba dan Mitigasi Karhutla
Siak ( kabarontuoterkini) Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menginstruksikan seluruh jajaran Polda Riau dan Polres Siak untuk memperkuat kewaspadaan dalam menghadapi dinamika ketidakpastian global yang berdampak langsung terhadap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Arahan tersebut disampaikan Kapolda saat memberikan paparan bertajuk “Sense of Crisis dan Strategi Pemolisian Adaptif dalam Menghadapi Ketidakpastian Ekonomi dan Dinamika Kamtibmas” di Kabupaten Siak, Senin (21/4/2026), yang turut dihadiri Staf Ahli Kapolri Bidang Sosial Media Rustika Herlambang.
Kapolda menegaskan, saat ini dunia tengah berada dalam situasi penuh disrupsi, baik dari aspek ekonomi global maupun dinamika sosial yang berpotensi mempengaruhi stabilitas dalam negeri.
“Kita sedang berada pada situasi yang tidak pasti. Dalam kondisi seperti ini, Polri harus hadir sebagai penjaga keteraturan sosial dan stabilisator di tengah masyarakat. Karena itu, setiap personel wajib memiliki sense of crisis yang kuat,” ujar Irjen Herry.
Dalam arahannya, Kapolda juga menyoroti potensi ancaman kebakaran hutan dan lahan yang dipicu fenomena perubahan iklim, termasuk indikasi siklus Super El Nino.
Ia meminta seluruh jajaran, khususnya Bhabinkamtibmas, untuk memperkuat deteksi dini dan meningkatkan komunikasi langsung dengan masyarakat.
“Potensi karhutla harus kita antisipasi sejak awal. Saya minta seluruh personel aktif turun ke lapangan, memberikan edukasi, dan memastikan tidak ada lagi pembukaan lahan dengan cara membakar. Ini bagian dari komitmen kita menjaga keadilan ekologi,” tegasnya.
Selain itu, Kapolda juga mengingatkan potensi dampak ketegangan geopolitik global terhadap stabilitas ekonomi daerah, terutama terkait fluktuasi harga bahan pokok dan distribusi energi.
Ia menginstruksikan fungsi intelijen serta Satgas Pangan untuk memperketat pengawasan guna mencegah penimbunan dan gangguan distribusi.
“Kita tidak boleh lengah terhadap potensi keresahan sosial. Pengawasan distribusi bahan pokok dan BBM harus dilakukan secara ketat agar tidak menimbulkan gejolak di masyarakat,” ujarnya.
Di bidang pemberantasan narkotika, Kapolda menyampaikan sikap tegas dengan menekankan prinsip zero tolerance, termasuk terhadap anggota Polri sendiri.
“Tidak ada kompromi terhadap narkoba. Saya ingatkan, jangan sampai ada anggota yang terlibat. Penanganan harus dimulai dari hulu melalui langkah pre-emtif dan preventif, termasuk melibatkan keluarga dan masyarakat sebagai bagian dari gerakan bersama,” tegasnya.
Kapolda juga menekankan pentingnya penguatan komunikasi publik, khususnya dalam pengelolaan media sosial. Ia meminta seluruh jajaran lebih responsif terhadap aduan masyarakat serta mampu membangun narasi yang cepat, akurat, dan menenangkan.
“Media sosial menjadi ruang strategis. Kita harus hadir dengan informasi yang jelas, respons yang cepat, serta mampu melakukan kontra narasi terhadap isu yang berpotensi mengganggu stabilitas,” kata Kapolda.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda turut memperkenalkan pendekatan mikropolis sebagai strategi pemolisian berbasis unit sosial terkecil yang didukung data akurat untuk mendeteksi potensi konflik sejak dini.
Pendekatan ini dinilai efektif dalam merespons berbagai persoalan sosial seperti potensi gelombang PHK, sengketa lahan, hingga dinamika sosial lainnya melalui pola dialog dan mediasi.
Menutup arahannya, Kapolda mengajak seluruh elemen pemerintah daerah dan masyarakat untuk memperkuat kolaborasi dalam menjaga stabilitas daerah.
“Keamanan adalah fondasi pembangunan. Dengan komunikasi yang baik dan respons yang cepat, kita pastikan Riau tetap aman, nyaman, dan kondusif,” pungkas Irjen Herry.
Melindungi Tuah, Menjaga Marwah
Silakan laporkan jika ada aduan mengenai aktivitas terkait peredaran dan penyalahgunaan narkoba di tempat tinggal Anda melalui Whatsapp Satgas Aduan Narkoba Polda Riau 08136306547.
Apabila masyarakat memerlukan pelayanan bantuan polisi lebih cepat silahkan laporkan ke Call Center 110.
Hormat kami,
Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad,S.H.,M.Si
Kabid Humas Polda Riau
Kontak Media:
E-mail : humaspolda_riau1@gmail.com
No.Hp : 0816-1385-779 atau 0821-6900-6766
Facebook: Bid Humas Polda Riau
Instagram : @humaspodariau
-
Sekitar Kita9 tahun agoThese ’90s fashion trends are making a comeback in 2017
-
Politik9 tahun agoThe final 6 ‘Game of Thrones’ episodes might feel like a full season
-
Politik9 tahun agoMod turns ‘Counter-Strike’ into a ‘Tekken’ clone with fighting chickens
-
Sekitar Kita9 tahun agoAccording to Dior Couture, this taboo fashion accessory is back
-
Kriminal9 tahun agoPhillies’ Aaron Altherr makes mind-boggling barehanded play
-
Politik9 tahun agoThe old and New Edition cast comes together to perform
-
Kriminal9 tahun agoSteph Curry finally got the contract he deserves from the Warriors
-
Politik9 tahun agoDisney’s live-action Aladdin finally finds its stars
