Pendidikan
Sambangi Ponpes Ustaz Abdul Somad, Kapolri Sampaikan Pesan Bersatu dalam Keberagaman
Pekanbaru ( kabarontuoterkini) Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai kunjungan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ke Pondok Pesantren Nurul Azhar di Pekanbaru, Riau, Sabtu (12/7).
Dalam kegiatan bertajuk Sambang Petang, Kapolri bersilaturahmi langsung dengan pengasuh pesantren, Ustaz Abdul Somad (UAS), serta pemikir nasional sekaligus founder Tumbuh Institute Rocky Gerung, dalam sebuah pertemuan yang sarat nilai kebangsaan, persaudaraan, dan refleksi moral kebhinekaan.
Dalam sambutannya, Kapolri mengungkapkan rasa syukur dan kegembiraannya bisa hadir dan bertemu langsung dengan Ustaz Abdul Somad serta para santri.
Ia menyebut pertemuan ini sebagai takdir persaudaraan yang tidak direncanakan, namun dipertemukan oleh kehendak Tuhan Yang Maha Esa.
Dalam momen itu, Kapolri menegaskan pentingnya menjalin sinergi antara ulama dan umara demi menjaga keutuhan bangsa dan menggapai cita-cita Indonesia Emas 2045.
Ia juga menyoroti pentingnya kritik dan koreksi bagi institusi Polri, sebagai bagian dari proses perbaikan diri.
“Kami ingin dikritik, dikoreksi, karena kami ingin institusi ini terus membaik dan benar-benar dirasakan kehadirannya oleh masyarakat,” tegasnya.
Kapolri juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu dalam keberagaman, memperkuat persaudaraan, dan menjaga nilai-nilai luhur kebangsaan.
“Keberagaman yang disatukan dalam Bhinneka Tunggal Ika adalah kekuatan bangsa kita,” ucapnya.
Lebih lanjut, Kapolri menyoroti pentingnya membangun persahabatan yang melintasi perbedaan. Ia mengingatkan bahwa kekuatan bangsa Indonesia terletak pada semangat persatuan dalam keberagaman.
“Hari ini kami mendapatkan sahabat dan saudara baru. Musuh satu terlalu banyak, tapi teman seribu masih kurang. Maka pertemuan seperti ini sangat berharga untuk membangun ikatan hati demi negeri ini,” ujarnya.
Sementara itu, Ustaz Abdul Somad menyambut kunjungan Kapolri dengan hangat dan penuh takzim. Ia mengisahkan bahwa hubungan dirinya dengan institusi kepolisian telah terjalin sejak lama.
Bahkan, sejak kepulangannya dari Maroko tahun 2008, UAS pernah diminta mengisi pengajian di rumah dinas Kapolda saat itu. Hubungan baik tersebut terus berlanjut dengan para Kapolda berikutnya, hingga kini dengan Irjen Herry Heryawan.
Dengan gaya khasnya yang ringan namun sarat makna, UAS menyebut Kapolda Riau saat ini bukan sekadar aparat penegak hukum, tetapi sosok polisi yang peduli terhadap kelestarian alam.
“Besi bukan sebarang besi, besi yang dipakai untuk membelah kayu. Polisi bukan sembarang polisi, tapi polisi yang peduli kepada pohon kayu. Inilah dia Pak Herry,” ucap UAS yang disambut tepuk tangan para tamu.
UAS juga menekankan pentingnya menjaga persaudaraan meskipun terdapat perbedaan. Menurutnya, tantangan terbesar bangsa ini adalah ketidakmampuan sebagian orang untuk bersaudara dalam perbedaan.
“Orang Indonesia kalau sudah bersaudara, kadang tak siap berbeda. Kalau sudah berbeda, enggak mau bersaudara. Tapi hari ini, kita buktikan bahwa kita bisa berbeda dan tetap bersaudara,” katanya.
Ia mengakhiri sambutannya dengan mendoakan agar seluruh urusan Kapolri dimudahkan oleh Allah SWT, dan mengungkapkan rasa bahagia karena hari itu Pondok Nurul Azhar dipenuhi oleh tokoh-tokoh besar bangsa.
“Ahlan Wasahlan. Ahlan artinya saudara, Sahlan artinya mudah. Bapak (Kapolri) kami anggap saudara, dan semoga semua urusan Bapak dimudahkan Allah SWT,” tuturnya.
Sementara itu, Rocky Gerung menyoroti dimensi etis dan filosofis dari pertemuan tersebut. Ia mengutip pernyataan Kapolri tentang pentingnya ‘merawat persahabatan dan menghormati perbedaan’ sebagai landasan kehidupan berbangsa.
“Persahabatan yang paling jujur adalah dalam perbedaan,” kata Rocky, menekankan bahwa keberagaman bukanlah hambatan, melainkan kekayaan identitas bangsa.
Ia juga menyebut Riau sebagai wilayah yang kini dikenal sebagai laboratorium gagasan Green Policing, konsep pelestarian lingkungan berbasis institusi hukum yang tengah dikembangkan oleh Polda Riau.
“Kapolda tidak hanya menanam jagung, tapi juga menanam harapan. Dia menanam kaki-kaki anak muda Riau agar mereka bisa berlari menyongsong masa depan,” demikian Rocky menutup sambutannya.
Turut mendampingi Jenderal Sigit, Irwasum Polri Komjen Dedi Prasetyo, As SDM Kapolri Irjen Anwar, Kadivpropam Polri Irjen Abdul Karim, Kadivhumas Polri Irjen Sandi Nugroho, Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho, Kapolda Riau Irjen Hery Heryawan, dan Gubernur Riau Abdul Wahid. []( Redaksi)
Pendidikan
Polda Riau Tegaskan Rekrutmen Akpol 2026 Tanpa Jalur Khusus, Semua Peserta Punya Kesempatan yang Sama
PEKANBARU ( kabarontuoterkini) Polda Riau memastikan proses penerimaan Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 berlangsung secara bersih, transparan, akuntabel, dan humanis (BETAH). Tidak ada jalur khusus, kuota titipan, maupun perlakuan istimewa bagi peserta seleksi.
Penegasan tersebut disampaikan Karo SDM Polda Riau Kombes Pol. Dr. Boy Jeckson Situmorang, S.H., S.I.K., M.H. sebagai informasi untuk masyarakat terkait seleksi Akpol 2026.
Menurutnya, seluruh tahapan seleksi penerimaan Akpol dilaksanakan secara terbuka dan objektif sesuai kebijakan yang telah ditetapkan Mabes Polri. Setiap peserta memiliki peluang yang sama untuk lolos berdasarkan kemampuan dan hasil seleksi yang dijalani.
“Rekrutmen Akpol Tahun Anggaran 2026 hanya melalui jalur reguler nasional. Tidak ada kuota khusus, jalur prestasi, jalur titipan, maupun perlakuan istimewa bagi peserta tertentu. Semua peserta mengikuti tahapan yang sama dan dinilai secara objektif,” tegasnya, Senin (8/6/2026).
Ia menjelaskan, Polri terus berkomitmen mewujudkan proses rekrutmen yang bersih dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Karena itu, setiap tahapan seleksi dilakukan dengan pengawasan yang ketat, baik dari unsur internal maupun eksternal.
Lebih lanjut, Karo SDM Polda Riau menjelaskan pola rekrutmen yang diterapkan Polri saat ini telah sesuai dengan harapan masyarakat dan berbagai lembaga pengawas, seperti Kompolnas, Ombudsman, kelompok LSM, serta Tim Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP) yang selama ini turut melakukan monitoring terhadap pelaksanaan rekrutmen anggota Polri.
Kombes Pol Boy Jeckson Situmorang mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua dan calon peserta, agar tidak mudah percaya terhadap oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.
“Kelulusan ditentukan oleh kemampuan dan hasil seleksi peserta sendiri. Jika ada pihak yang mengaku bisa membantu meluluskan dengan meminta sejumlah uang, itu dipastikan tidak benar dan segera laporkan kepada kepolisian,” ujarnya.
Ia juga meminta seluruh jajaran SDM dan Humas Polda Riau untuk terus menyosialisasikan prinsip BETAH kepada masyarakat agar tidak muncul informasi yang menyesatkan terkait penerimaan anggota Polri.
“Kami ingin masyarakat memahami bahwa proses rekrutmen Polri, termasuk Akpol, dilaksanakan secara profesional, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Untuk merekrut personil Polri yang berkualitas untuk dapat melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat secara maksimal,” katanya.
Saat ini, tahapan seleksi Akpol 2026 telah memasuki pemeriksaan kesehatan tahap II (Rikkes II) yang dilaksanakan pada 5–6 Juni 2026. Seluruh peserta yang masih mengikuti seleksi diharapkan mempersiapkan diri dengan baik dan tetap menjaga kesehatan untuk menghadapi tahapan berikutnya.
Polda Riau menegaskan komitmennya untuk mengawal proses seleksi hingga selesai sesuai prinsip BETAH, sehingga dapat menghasilkan calon perwira Polri yang berkualitas, berintegritas, dan siap mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Pendidikan
Bupati Ahmad Yuzar Hadiri Pelantikan BEM STIE Bangkinang
KAMPAR ( kabarontuoterkini) Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S.Sos, MT didampingi Sekda Dr. Ardi Mardiansyah menghadiri Pelantikan Dewan Legislatif Mahasiswa (DLM), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang digelar di Auditorium STIE Bangkinang, Jumat (22/5/2026).
Dalam arahannya, Bupati Ahmad Yuzar memberikan ucapan selamat kepada Pengurus Organisasi Mahasiswa STIE yang telah dilantik, Ahmad Yuzar juga memberikan motivasi kepada para mahasiswa agar ilmu yang didapat di bangku kuliah bisa diimplementasikan ditengah-tengah masyarakat maupun sebagai agen perubahan dan memberikan masukan kepada Pemerintah.
“Pemkab Kampar akan selalu siap menerima setiap masukan untuk perbaikan jalannya roda pemerintahan Pemda Kampar untuk masa yang akan datang.
Kami yakin ketua dan pengurus organisasi mahasiswa yang dilantik hari ini bisa membawa organisasinya menjadi organisasi penyampai aspirasi, penyambut persoalan di masyarakat maupun di pemerintahan,” ungkap Ahmad Yuzar.
“Kami tidak alergi dengan kritik, bahkan kami butuh kritik yang membangun, mari sama-sama membangun kabupaten agar lebih baik kedepan, 4 pilar mahasiswa kami nantikan, dan juga sumbangsih STIE untuk membangun Kabupaten Kampar,” pungkas Bupati.
Kehadiran Bupati dan Sekda Kampar mendapat apresiasi dari mahasiswa STIE maupun dan Ketua STIE Bangkinang, Ketua STIE Zulher, MS menyebut sejak STIE berdiri, baru kali ini kampusnya kedatangan Bupati dan Sekda Kampar yang menjadi bukti dari kepedulian Pemda Kampar terhadap pendidikan dan juga mahasiswa.
Hal senada juga diungkapkan Ketua BEM STIE Bangkinang Muhammad Haris, didepan Bupati ia mengaku bahwa pihak kampus sempat terkejut, saat dirinya dan panitia pelantikan memberitahukan terkait kedatangan Bupati di acara pelantikan Ormawa STIE.
“Ketua STIE Pak Zulher langsung menginstruksikan persiapan penyambutan untuk Bapak Bupati dan Pak Sekda,” ungkap Haris.
Bupati dalam arahannya, juga memberikan informasi kepada mahasiswa bahwa Kabupaten Kampar dibawah kepemimpinannya akan menjalankan program-program yang menyentuh masyarakat, salah satunya terkait program beasiswa.
“Baik itu beasiswa untuk mahasiswa kurang mampu maupun jalur prestasi, dan program ini terus kita jalankan selama kepemimpinan saya,” ungkap Bupati disambut tepuk tangan dari mahasiswa STIE Bangkinang. Acara ditutup dengan pemberian cendera mata dari Ketua BEM STIE Bangkinang dilanjutkan foto bersama.(Diskominfo Kampar /Ary)
Pendidikan
Riau Bentuk Satgas Anti Narkoba, Gubernur dan Kapolda Tegaskan Perang Tanpa Kompromi
PEKANBARU ( kabarontuoterkini) Pemerintah Provinsi Riau bersama Kepolisian dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar Apel Kesiapan Satuan Tugas (Satgas) Anti Narkoba di Lapangan Apel Gubernur Riau, Sabtu (25/4/2026). Kegiatan dipimpin Plt Gubernur Riau SF. Harianto didampingi Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, serta ditandai dengan pemasangan rompi Satgas dan deklarasi komitmen bersama.
Apel ini menjadi penegasan kesiapan Satgas Anti Narkoba Provinsi Riau dalam menjalankan upaya pemberantasan narkotika secara terpadu dan berkelanjutan, mencakup langkah preemtif, preventif, hingga penegakan hukum. Kegiatan tersebut turut melibatkan TNI-Polri, BNN, Forkopimda, serta berbagai elemen masyarakat.
Plt Gubernur Riau SF. Harianto menegaskan bahwa peredaran narkotika di wilayah Riau telah berada pada level yang sangat mengkhawatirkan karena melibatkan jaringan lintas negara, sehingga membutuhkan langkah penanganan yang serius dan terkoordinasi.
“Peredaran narkotika ini sudah luar biasa dan melibatkan jaringan lintas negara. Untuk itu, Satgas yang dibentuk harus mampu bekerja secara optimal dan terintegrasi dalam menyelamatkan masyarakat Riau, khususnya generasi muda dari ancaman narkoba,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menegaskan bahwa pemberantasan narkoba tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan harus melalui pendekatan yang terintegrasi dan kolaboratif lintas sektor. Satgas Anti Narkoba akan mengoptimalkan fungsi posko terpadu sebagai pusat koordinasi, pengendalian, serta evaluasi seluruh kegiatan, mulai dari edukasi publik, pencegahan dini, hingga penindakan hukum yang tegas dan terukur.
“Ini adalah langkah strategis dan terintegrasi. Seluruh elemen harus bergerak dalam satu orkestrasi yang sama. Tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan narkotika di wilayah Riau. Penindakan akan dilakukan secara tegas, terukur, dan berkelanjutan, sejalan dengan upaya pencegahan yang masif,” tegas Kapolda.
Selain itu, berbagai program strategis turut disiapkan, di antaranya penguatan Kampung Bersih Narkoba (Bersinar), peningkatan edukasi di lingkungan pendidikan, serta pelibatan aktif masyarakat sebagai duta anti narkoba.
Melalui apel ini, Pemprov Riau bersama Polda Riau menegaskan komitmen kuat untuk memerangi peredaran narkotika secara konsisten dan berkelanjutan, guna menekan angka penyalahgunaan serta melindungi masa depan generasi muda dari ancaman narkoba yang semakin kompleks.
Melindungi Tuah, Menjaga Marwah
Silakan laporkan jika ada aduan mengenai aktivitas terkait peredaran dan penyalahgunaan narkoba di tempat tinggal Anda melalui Whatsapp Satgas Aduan Narkoba Polda Riau 08136306547.
Apabila masyarakat memerlukan pelayanan bantuan polisi lebih cepat silahkan laporkan ke Call Center 110.
Hormat kami,
Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad,S.H.,M.Si
Kabid Humas Polda Riau
Kontak Media:
E-mail : humaspolda_riau1@gmail.com
No.Hp : 0816-1385-779 atau 0821-6900-6766
Facebook: Bid Humas Polda Riau
Instagram : @humaspodariau
-
Sekitar Kita9 tahun agoThese ’90s fashion trends are making a comeback in 2017
-
Politik9 tahun agoThe final 6 ‘Game of Thrones’ episodes might feel like a full season
-
Politik9 tahun agoMod turns ‘Counter-Strike’ into a ‘Tekken’ clone with fighting chickens
-
Sekitar Kita9 tahun agoAccording to Dior Couture, this taboo fashion accessory is back
-
Kriminal9 tahun agoPhillies’ Aaron Altherr makes mind-boggling barehanded play
-
Politik9 tahun agoThe old and New Edition cast comes together to perform
-
Kriminal9 tahun agoSteph Curry finally got the contract he deserves from the Warriors
-
Politik9 tahun agoDisney’s live-action Aladdin finally finds its stars
