Connect with us

Pendidikan

Polisi Sahabat Anak, Ditlantas Polda Riau Tanamkan Tertib Lalu Lintas dan Cinta Lingkungan Sejak Usia Dini

Published

on

PEKANBARU ( kabarontuoterkini) Ditlantas Polda Riau melalui Subdit Kamsel menggelar kegiatan Polisi Sahabat Anak pada Jumat (22/8/2025) di Taman Lalu Lintas Ditlantas Polda Riau, Jalan Pesisir Rumbai, Pekanbaru.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kasubdit Kamsel AKBP Dasril, S.Pd., M.M., ini diikuti oleh murid-murid taman kanak-kanak. Turut hadir personel Subdit Kamsel yakni Aiptu Hendro Sucipto, Brigadir Putri Arliani, serta ASN Lenna Asliaty.

Dalam kegiatan ini, anak-anak diperkenalkan dengan tugas dan fungsi Polisi Lalu Lintas, berbagai jenis rambu lalu lintas seperti rambu larangan, peringatan, dan perintah, hingga pengenalan Tugu Laka Lantas yang berada di Lapangan RSDC Ditlantas Polda Riau.

Untuk menambah semangat, Ditlantas juga memberikan hadiah berupa buku petunjuk keselamatan berlalu lintas kepada anak-anak yang berhasil menjawab pertanyaan dari polisi. Tidak hanya itu, pihak Ditlantas turut membagikan bibit pohon kepada guru dan murid sebagai bentuk edukasi cinta lingkungan sejak dini.

Kegiatan ini juga sejalan dengan konsep Green Policing yang tengah digelorakan Polri, yaitu upaya kepolisian untuk mendukung gerakan ramah lingkungan. Melalui pembagian bibit pohon, anak-anak tidak hanya diedukasi tentang pentingnya keselamatan di jalan raya, tetapi juga diajak peduli menjaga kelestarian alam sejak usia dini.

“Melalui kegiatan Polisi Sahabat Anak ini, kami ingin menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak usia dini. Harapannya, anak-anak ini kelak menjadi generasi yang lebih peduli terhadap keselamatan berlalu lintas sekaligus cinta lingkungan,” ujar Kasubdit Kamsel AKBP Dasril.

Sementara itu, Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. “Program Polisi Sahabat Anak ini bukan sekadar memberikan edukasi lalu lintas, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian lingkungan melalui konsep Green Policing. Dengan demikian, sejak kecil anak-anak kita sudah terbiasa disiplin berlalu lintas sekaligus memiliki kesadaran menjaga alam,” ungkapnya.

Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh keceriaan itu ditutup dengan sesi foto bersama antara polisi, guru, dan murid TK peserta kegiatan. (***)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pendidikan

Polda Riau Tegaskan Rekrutmen Akpol 2026 Tanpa Jalur Khusus, Semua Peserta Punya Kesempatan yang Sama

Published

on

PEKANBARU ( kabarontuoterkini) Polda Riau memastikan proses penerimaan Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 berlangsung secara bersih, transparan, akuntabel, dan humanis (BETAH). Tidak ada jalur khusus, kuota titipan, maupun perlakuan istimewa bagi peserta seleksi.

Penegasan tersebut disampaikan Karo SDM Polda Riau Kombes Pol. Dr. Boy Jeckson Situmorang, S.H., S.I.K., M.H. sebagai informasi untuk masyarakat terkait seleksi Akpol 2026.

Menurutnya, seluruh tahapan seleksi penerimaan Akpol dilaksanakan secara terbuka dan objektif sesuai kebijakan yang telah ditetapkan Mabes Polri. Setiap peserta memiliki peluang yang sama untuk lolos berdasarkan kemampuan dan hasil seleksi yang dijalani.

“Rekrutmen Akpol Tahun Anggaran 2026 hanya melalui jalur reguler nasional. Tidak ada kuota khusus, jalur prestasi, jalur titipan, maupun perlakuan istimewa bagi peserta tertentu. Semua peserta mengikuti tahapan yang sama dan dinilai secara objektif,” tegasnya, Senin (8/6/2026).

Ia menjelaskan, Polri terus berkomitmen mewujudkan proses rekrutmen yang bersih dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Karena itu, setiap tahapan seleksi dilakukan dengan pengawasan yang ketat, baik dari unsur internal maupun eksternal.

Lebih lanjut, Karo SDM Polda Riau menjelaskan pola rekrutmen yang diterapkan Polri saat ini telah sesuai dengan harapan masyarakat dan berbagai lembaga pengawas, seperti Kompolnas, Ombudsman, kelompok LSM, serta Tim Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP) yang selama ini turut melakukan monitoring terhadap pelaksanaan rekrutmen anggota Polri.

Kombes Pol Boy Jeckson Situmorang mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua dan calon peserta, agar tidak mudah percaya terhadap oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.

“Kelulusan ditentukan oleh kemampuan dan hasil seleksi peserta sendiri. Jika ada pihak yang mengaku bisa membantu meluluskan dengan meminta sejumlah uang, itu dipastikan tidak benar dan segera laporkan kepada kepolisian,” ujarnya.

Ia juga meminta seluruh jajaran SDM dan Humas Polda Riau untuk terus menyosialisasikan prinsip BETAH kepada masyarakat agar tidak muncul informasi yang menyesatkan terkait penerimaan anggota Polri.

“Kami ingin masyarakat memahami bahwa proses rekrutmen Polri, termasuk Akpol, dilaksanakan secara profesional, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Untuk merekrut personil Polri yang berkualitas untuk dapat melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat secara maksimal,” katanya.

Saat ini, tahapan seleksi Akpol 2026 telah memasuki pemeriksaan kesehatan tahap II (Rikkes II) yang dilaksanakan pada 5–6 Juni 2026. Seluruh peserta yang masih mengikuti seleksi diharapkan mempersiapkan diri dengan baik dan tetap menjaga kesehatan untuk menghadapi tahapan berikutnya.

Polda Riau menegaskan komitmennya untuk mengawal proses seleksi hingga selesai sesuai prinsip BETAH, sehingga dapat menghasilkan calon perwira Polri yang berkualitas, berintegritas, dan siap mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Continue Reading

Pendidikan

Bupati Ahmad Yuzar Hadiri Pelantikan BEM STIE Bangkinang

Published

on

KAMPAR ( kabarontuoterkini) Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S.Sos, MT didampingi Sekda Dr. Ardi Mardiansyah menghadiri Pelantikan Dewan Legislatif Mahasiswa (DLM), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang digelar di Auditorium STIE Bangkinang, Jumat (22/5/2026).

Dalam arahannya, Bupati Ahmad Yuzar memberikan ucapan selamat kepada Pengurus Organisasi Mahasiswa STIE yang telah dilantik, Ahmad Yuzar juga memberikan motivasi kepada para mahasiswa agar ilmu yang didapat di bangku kuliah bisa diimplementasikan ditengah-tengah masyarakat maupun sebagai agen perubahan dan memberikan masukan kepada Pemerintah.

“Pemkab Kampar akan selalu siap menerima setiap masukan untuk perbaikan jalannya roda pemerintahan Pemda Kampar untuk masa yang akan datang.
Kami yakin ketua dan pengurus organisasi mahasiswa yang dilantik hari ini bisa membawa organisasinya menjadi organisasi penyampai aspirasi, penyambut persoalan di masyarakat maupun di pemerintahan,” ungkap Ahmad Yuzar.

“Kami tidak alergi dengan kritik, bahkan kami butuh kritik yang membangun, mari sama-sama membangun kabupaten agar lebih baik kedepan, 4 pilar mahasiswa kami nantikan, dan juga sumbangsih STIE untuk membangun Kabupaten Kampar,” pungkas Bupati.

Kehadiran Bupati dan Sekda Kampar mendapat apresiasi dari mahasiswa STIE maupun dan Ketua STIE Bangkinang, Ketua STIE Zulher, MS menyebut sejak STIE berdiri, baru kali ini kampusnya kedatangan Bupati dan Sekda Kampar yang menjadi bukti dari kepedulian Pemda Kampar terhadap pendidikan dan juga mahasiswa.

Hal senada juga diungkapkan Ketua BEM STIE Bangkinang Muhammad Haris, didepan Bupati ia mengaku bahwa pihak kampus sempat terkejut, saat dirinya dan panitia pelantikan memberitahukan terkait kedatangan Bupati di acara pelantikan Ormawa STIE.

“Ketua STIE Pak Zulher langsung menginstruksikan persiapan penyambutan untuk Bapak Bupati dan Pak Sekda,” ungkap Haris.

Bupati dalam arahannya, juga memberikan informasi kepada mahasiswa bahwa Kabupaten Kampar dibawah kepemimpinannya akan menjalankan program-program yang menyentuh masyarakat, salah satunya terkait program beasiswa.

“Baik itu beasiswa untuk mahasiswa kurang mampu maupun jalur prestasi, dan program ini terus kita jalankan selama kepemimpinan saya,” ungkap Bupati disambut tepuk tangan dari mahasiswa STIE Bangkinang. Acara ditutup dengan pemberian cendera mata dari Ketua BEM STIE Bangkinang dilanjutkan foto bersama.(Diskominfo Kampar /Ary)

Continue Reading

Pendidikan

Riau Bentuk Satgas Anti Narkoba, Gubernur dan Kapolda Tegaskan Perang Tanpa Kompromi

Published

on

PEKANBARU ( kabarontuoterkini) Pemerintah Provinsi Riau bersama Kepolisian dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar Apel Kesiapan Satuan Tugas (Satgas) Anti Narkoba di Lapangan Apel Gubernur Riau, Sabtu (25/4/2026). Kegiatan dipimpin Plt Gubernur Riau SF. Harianto didampingi Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, serta ditandai dengan pemasangan rompi Satgas dan deklarasi komitmen bersama.

Apel ini menjadi penegasan kesiapan Satgas Anti Narkoba Provinsi Riau dalam menjalankan upaya pemberantasan narkotika secara terpadu dan berkelanjutan, mencakup langkah preemtif, preventif, hingga penegakan hukum. Kegiatan tersebut turut melibatkan TNI-Polri, BNN, Forkopimda, serta berbagai elemen masyarakat.

Plt Gubernur Riau SF. Harianto menegaskan bahwa peredaran narkotika di wilayah Riau telah berada pada level yang sangat mengkhawatirkan karena melibatkan jaringan lintas negara, sehingga membutuhkan langkah penanganan yang serius dan terkoordinasi.

“Peredaran narkotika ini sudah luar biasa dan melibatkan jaringan lintas negara. Untuk itu, Satgas yang dibentuk harus mampu bekerja secara optimal dan terintegrasi dalam menyelamatkan masyarakat Riau, khususnya generasi muda dari ancaman narkoba,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menegaskan bahwa pemberantasan narkoba tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan harus melalui pendekatan yang terintegrasi dan kolaboratif lintas sektor. Satgas Anti Narkoba akan mengoptimalkan fungsi posko terpadu sebagai pusat koordinasi, pengendalian, serta evaluasi seluruh kegiatan, mulai dari edukasi publik, pencegahan dini, hingga penindakan hukum yang tegas dan terukur.

“Ini adalah langkah strategis dan terintegrasi. Seluruh elemen harus bergerak dalam satu orkestrasi yang sama. Tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan narkotika di wilayah Riau. Penindakan akan dilakukan secara tegas, terukur, dan berkelanjutan, sejalan dengan upaya pencegahan yang masif,” tegas Kapolda.

Selain itu, berbagai program strategis turut disiapkan, di antaranya penguatan Kampung Bersih Narkoba (Bersinar), peningkatan edukasi di lingkungan pendidikan, serta pelibatan aktif masyarakat sebagai duta anti narkoba.

Melalui apel ini, Pemprov Riau bersama Polda Riau menegaskan komitmen kuat untuk memerangi peredaran narkotika secara konsisten dan berkelanjutan, guna menekan angka penyalahgunaan serta melindungi masa depan generasi muda dari ancaman narkoba yang semakin kompleks.

Melindungi Tuah, Menjaga Marwah

Silakan laporkan jika ada aduan mengenai aktivitas terkait peredaran dan penyalahgunaan narkoba di tempat tinggal Anda melalui Whatsapp Satgas Aduan Narkoba Polda Riau 08136306547.

Apabila masyarakat memerlukan pelayanan bantuan polisi lebih cepat silahkan laporkan ke Call Center 110.

Hormat kami,
Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad,S.H.,M.Si
Kabid Humas Polda Riau

Kontak Media:
E-mail : humaspolda_riau1@gmail.com
No.Hp : 0816-1385-779 atau 0821-6900-6766
Facebook: Bid Humas Polda Riau
Instagram : @humaspodariau

Continue Reading

Trending